Menu

Mode Gelap
Kejaksaan Pastikan Dalami Perkara KUR BNI Cabang Bangkinang Tidur Pakai Kaus Kaki Ternyata Punya Banyak Manfaat, Benarkah Bikin Tidur Lebih Nyenyak? Perpres Terbit, Prabowo Tambah Tujuh Kejaksaan Negeri di Berbagai Daerah Golkar Kampar Mulai Persiapan Musda XI, Bahas Pengganti Sekretaris hingga Bimtek Ahmad Yuzar Segarkan Birokrasi, Zulhendra Dasat Duduki Kursi Kadis Kesehatan Bupati Kampar Gandeng Baznas Pastikan Korban Kebakaran Segera Mendapat Bantuan Kajati Riau Inaugurasi Gedung Baru Kejari Kampar, Dukung Pelayanan Hukum yang Lebih Optimal

Berita

Menteri Sosial Tanggapi Usulan Pembangunan Sekolah Rakyat di Kampar

badge-check


					Bupati dan Wakil Bupati Kampar mengajukan usulan pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Kampar. (Foto: Istimewa) Perbesar

Bupati dan Wakil Bupati Kampar mengajukan usulan pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Kampar. (Foto: Istimewa)

KONSTAN – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menanggapi usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kampar yang diajukan Pemerintah Kabupaten Kampar dalam pertemuan di Gedung A Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026). 

Saifullah Yusuf menyatakan usulan tersebut masih akan dikaji sesuai dengan ketentuan dan perencanaan yang berlaku di Kementerian Sosial.

banner 468x60

Menurut menteri yang akrab disapa Gus Ipul ini, program sekolah sakyat merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan penanganan kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan.

Namun, ia menegaskan, tidak semua usulan daerah dapat langsung direalisasikan tanpa melalui proses evaluasi menyeluruh. 

“Setiap usulan harus dilihat kesiapan daerahnya, urgensi kebutuhannya, serta kesesuaiannya dengan kebijakan nasional,” kata Gus Ipul, dikutip dari laman Media Center Kampar.

Ia menjelaskan, Kementerian Sosial akan menilai berbagai aspek sebelum mengambil keputusan, mulai dari kondisi sosial ekonomi masyarakat, ketersediaan infrastruktur pendukung, hingga komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keberlanjutan program.

Menurut dia, pendidikan merupakan sektor strategis, tetapi implementasinya harus tepat sasaran agar berdampak nyata bagi masyarakat miskin dan rentan.

Gus Ipul menambahkan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor kunci dalam pelaksanaan program pendidikan berbasis pemberdayaan.

Ia menyebut pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menyiapkan dukungan teknis dan administratif, sementara pemerintah pusat bertugas memastikan kebijakan berjalan sesuai arah pembangunan nasional.

“Kami mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan perencanaan yang matang dan data yang akurat, sehingga program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Gus Ipul juga menegaskan, Kementerian Sosial saat ini terus melakukan penyesuaian dan pemetaan terhadap berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk di bidang pendidikan, agar sejalan dengan prioritas nasional penanganan kemiskinan. 

Karena itu, kata dia, setiap usulan baru akan ditempatkan dalam kerangka perencanaan yang komprehensif.

Sebelumnya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Kampar Misharti, menyampaikan harapan agar program sekolah rakyat dapat dibangun di Kabupaten Kampar, sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Bupati menegaskan, pemerintah daerah menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut apabila disetujui oleh pemerintah pusat. 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perpres Terbit, Prabowo Tambah Tujuh Kejaksaan Negeri di Berbagai Daerah

28 Juli 2026 - 06:54 WIB

Golkar Kampar Mulai Persiapan Musda XI, Bahas Pengganti Sekretaris hingga Bimtek

28 Juli 2026 - 06:31 WIB

Ahmad Yuzar Segarkan Birokrasi, Zulhendra Dasat Duduki Kursi Kadis Kesehatan

27 Juli 2026 - 11:13 WIB

Bupati Kampar Gandeng Baznas Pastikan Korban Kebakaran Segera Mendapat Bantuan

23 Juli 2026 - 21:30 WIB

Kajati Riau Inaugurasi Gedung Baru Kejari Kampar, Dukung Pelayanan Hukum yang Lebih Optimal

22 Juli 2026 - 18:07 WIB

Trending di Daerah