Sroll Baca Artikel
BeritaDaerahPemerintahan

Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Desa Tanah Merah Kampar, Sempat Bahas Kemiskinan Ekstrem

26
×

Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Desa Tanah Merah Kampar, Sempat Bahas Kemiskinan Ekstrem

Sebarkan artikel ini
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko-PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy mengunjungi Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu Kampar.

Konstan.co.id – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko-PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy mengunjungi Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu Kampar, Sabtu (16/9).

Kunjungan itu dilakukan dalam rangka Koordinasi dan Monitoting Kebijakan Pemerataan Pembangunan Wilayah khususnya terkait pembangunan Desa, Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting.

banner 468x60

Diketahui, Desa Tanah Merah telah menerima penghargaan Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nasional 2023 dari Menteri PD.DTT RI.

Baca Juga

Kedatangan Prof Dr Muhadjir langsung disambut oleh Bupati Kampar, Muhammad Firdaus di Desa Tanah Merah Siak Hulu.

Kunjungan Menko PMK tersebut juga turut didampingi oleh Deputi Bidang Koodinator Peningkatan Kesos Prof. Nunung Nuryantono, Deputi Bidang Koodinasi Pemerataan Pembangunan dan Penaggulangan Bencana Dr Sorni Paskah Daeli, Kadis PMD Riau Djoko Edy Imhar, Forkopimda Kampar, Para Kepala OPD, dan Camat Siak Hulu, Fajri,S.STP,M.Si

Dihadapan Menko PMK, Pj Bupati Firdaus melaporkan bahwa Kabupaten Kampar memiliki 21 Kecamatan, 8 Kelurahan dan 242 Desa. Luas wilayahnya mencapai 10.983,47 km² dan jumlah penduduk 853.738 jiwa.

Dari jumlah penduduk tersebut menurut data terkahir yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kampar, tingkat kemiskinan ekstream di Kabupaten Kampar sebesar 1,73 % atau 15.450 jiwa.

Menurut Furdaus, dalam percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Pemkab Kampar terus melakukan beberapa strategi kebijakan yang meliputi menetapkan data sasaran keluarga miskin ekstrem, menyusun program dana APBD kegiatan pada RKPD Kabupaten.

“Kemudian memfasilitasi penyediaan lahan perumahan bagi penerima manfaat, serta menyampaikan  laporan hasil pelaksanaan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem kepada Gubernur setiap 3 (tiga) bulan sekali,” beber Firdaus.

“Untuk itu perlu kami laporkan bahwa data terakhir angka stunting di Kabupaten Kampar sebanyak 8% anak terkena stunting, yang sebelumnya 14,5% anak di wilayah Kabupaten Kampar, angka ini terus kami tekan sesuai target Pemerintah yakni nol di tahun 2024,” tambahnya.

Sementara itu, Menko PMK Muhadjir menyampaikan ucapan selamat kepada Desa Tanah Merah yang baru saja meraih Penghargaan SDGs (Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) dari Kementrian PD.DTT RI.

Dia menilai Desa Tana Merah layak mendapatkan penghargaan tersebut.

“Hal ini terlihat, di Tanah Merah sudah jauh dari kemiskinan ekstrem, masyarakat kelaparan, pengolagan sampah yang sudah bagus, serta pemberdayaan kaum perempuan,” ucapnya.

Dalam kunjungan itu Muhadjir juga menyingung terkait dengan pengolahan sanitasi dan sampah.

Menurut dia, persoalan sampah saat ini juga menjadi permasalahan ditengah tengah masyarakat, apalagi di perkotaan.

Soal stunting, Menko juga mengingatkan agar pada tahun 2024 kasus ini bisa terselesaikan sampai nol kasus.

“Begitu juga terkait pembangunan dan kemiskinan ekstrem, semua itu harus di sertai dengan pendidikan yang berkualitas, persamaan peran perempuan agar kemiskinan dan kelaparan jauh dari Kampar,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel ini diproteksi