Menu

Mode Gelap
Kejaksaan Pastikan Dalami Perkara KUR BNI Cabang Bangkinang Pengembangan Kasus OTT Addul Wahid, KPK Geledah Rumah Dinas SF Hariyanto Ajak Jaga Lingkungan Sejak Dini, Polsek Tambang Tanam Bibit Pohon Bersama Siswa SD dan TK Berkembangnya Kasus KUR BNI Bangkinang Setelah Lima Terdakwa Disidangkan Perbaikan Akses Jalan dan Jembatan di Aceh Terus Dikebut Usai Penggeledahan, Kejari Pekanbaru Tahan Honorer Setwan Omputaka Trofeo Sukses Digelar, Pekanbaru Old Star Berhasil Jadi Champions

Berita

Mendagri Minta Pemda Tunda Kegiatan Seremonial

badge-check


					Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian (Foto: Istimewa) Perbesar

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan beberapa arahan terkait perkembangan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dihadapan kepala daerah se Indonesia, dalam rapat koordinasi terkait arahan Mendagri tentang perkembangan situasi terkini dirangkaikan dengan pengendalian inflasi tahun 2025 secara virtual, Selasa (2/9/25). 

Salah satu poin arahan Mendagri kepada kepala daerah adalah menunda semua kegiatan seremonial yang terkesan pemborosan apalagi musik-musik seperti berpesta. 

Tito Karnavian menilai, kegiatan seremonial seperti musik sangat sensitif. Untuk itu terang dia, bisa diganti dengan kegiatan positif, seperti tumpengan, santunan anak yatim dan lain-lain.

“Nanti kalau ada acara musik, dipotong-potong, dinaikkan di Tiktok, viral lagi, nanti digoreng lagi,” katanya. 

Mendagri juga menerangkan agar kepala daerah melaksanakan rapat Forkopimda. Karena kekompakan Forkopimda sangat penting, dan setiap unsur memiliki kekuatannya sendiri. 

“Unsur-unsur Forkopimda ini paling utama, serta yang lain juga perlu dirangkul,” lanjutnya. 

Tito Karnavian juga meminta agar kepala daerah sembangi atau duduk bersama dengan para tokoh dan unsur masyarakat yang berpengaruh, tergantung kondisi masing-masing daerah. 

Selanjutnya, Pemda juga diharapkan dapat melaksanakan doa kedamaian yang melibatkan lintas masyarakat dan pemerintah, karena doa bersama ini dapat menyejukkan suasana. 

“Pemda juga bisa melakukan gerakan pasar murah karena sangat  penting dalam rangka stabilisasi harga, baik harga beras maupun komoditas lainnya,” katanya. 

Disamping itu, untuk menjaga situasi agar tetap aman, Mendagri meminta agar jangan flexing kemewahan baik pejabat maupun keluarga. 

Jika ada acara pribadi seperti acara pernikahan, ulang tahun dan kegiatan lainnya, dihimbau  untuk diselenggarakan secara sederhana. 

“Jangan flexing, tolong ingatkan saudaranya, termasuk juga acara pribadi lebih baik diselenggarakan sederhana, karena situasi lagi sensitif karena sekali lagi takut dipotong, dibuat tulisan yang memprovokasi,” ujarnya. 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pengembangan Kasus OTT Addul Wahid, KPK Geledah Rumah Dinas SF Hariyanto

16 Desember 2025 - 12:31 WIB

Ajak Jaga Lingkungan Sejak Dini, Polsek Tambang Tanam Bibit Pohon Bersama Siswa SD dan TK

15 Desember 2025 - 12:22 WIB

Berkembangnya Kasus KUR BNI Bangkinang Setelah Lima Terdakwa Disidangkan

15 Desember 2025 - 11:06 WIB

Perbaikan Akses Jalan dan Jembatan di Aceh Terus Dikebut

15 Desember 2025 - 10:44 WIB

Usai Penggeledahan, Kejari Pekanbaru Tahan Honorer Setwan

14 Desember 2025 - 22:26 WIB

Trending di Berita
error: Mohon Maaf