Lantas, berapa harta kekayaan Hambali?
Menurut penelusuran pada laman LHKPN milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Hambali diketahui melaporkan harta kekayaannya terakhir kali pada 14 Februari 2023, saat dirinya masih menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kampar.
Pelaporan harta kekayaan itu untuk periode tahun 2022.
Hambali termasuk pejabat yang banyak memiliki tanah dan bangunan.
Dalam laporannya di LHKPN, ia memiliki sebanyak 21 persil tanah. Dari sebanyak 21 persil tanah tersebut, terdapat 3 bangunan berdiri di atasnya.
Salah satu aset tanah dan bangunan miliknya yang paling mahal berada di Kota Pekanbaru, yakni tanah seluas 475 meter persegi yang berdiri bangunan seluas 150 meter persegi. Adapun nilai tanah dan bangunan itu mencapai Rp1,04 miliar
Secara keseluruhan, nilai 21 aset tanah dan bangunan milik Hambali sebesar Rp4,17 miliar. Dari 21 aset tanah miliknya, sebanyak 20 persil berada di Kabupaten Kampar.
Adapun koleksi tunggangan Hambali yakni dua buah mobil dan sepeda motor.
Tercatat ia melaporkan kepemilikan satu mobil Hyundai Creta Prime senilai Rp400 juta dan sepeda motor Solo seharga Rp17 juta. Total aset berupa kendaraan milik Hambali sebesar Rp417 juta.
Hambali juga melaporkan harta kekayaan dalam bentuk harta bergerak lain senilai Rp971,3 juta. Sementara uang kas atau setara kas hanya sebesar Rp57,3 juta.
Adapun total aset dan uang kas milik Hambali yang dilaporkan yakni sebesar Rp5,74 miliar. Namun Hambali melaporkan memiliki utang sebesar Rp853,5 juta. Sehingga, harta kekayaan bersih Hambali tinggal sebesar Rp4,88 miliar.
Jika dilihat dari pelaporan harta kekayaan tahun sebelumnya, terjadi fluktuasi jumlah kekayaan milik Hambali. Di mana pada tahun 2021 ia melaporkan jumlah kekayaan sebesar Rp4,91 miliar dan di tahun 2020 kekayaan yang dilaporkannya sebesar Rp4,64 miliar.
Pada tahun 2019, Hambali melaporkan harta kekayaannya hanya sebesar Rp1,53 miliar. Angka ini sangat jomplang bila dibandingkan dengan jumlah kekayaannya pada tahun 2018 yang dilaporkan hanya sebesar Rp268,8 juta.










