Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Gubernur Riau Perintahkan Jajaran Rutin Operasi Pasar

badge-check

Gubernur Riau Perintahkan Jajaran Rutin Operasi Pasar Perbesar

Konstan.co.id – Gubernur Riau, Syamsuar, mengambil tindakan cepat untuk mengatasi tingginya inflasi di Provinsi Riau. Ia mengumpulkan seluruh pimpinan OPD, termasuk Wagubri dan Sekdaprov Riau agar inflasi bisa ditekan minimal di bawah 5%.

“Langkah langkah cepat yang perlu dilakukan adalah operasi pasar, ini tidak bisa ditunda,” ujar Syamsuar saat memimpin rapat koordinasi, di Kantor Gubernur Riau, Kamis (18/8).

banner 468x60

Ditegaskan Syamsuar, operasi pasar ini harus digelar secara rutin, sampai harga-harga di pasar mulai stabil. Diprioritaskan di tiga wilayah, yakni Kota Pekanbaru, Dumai, dan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

“Untuk setiap daerah jangan hanya buat satu titik, bisa saja satu daerah buat hingga lima titik seperti di Kota Pekanbaru, bisa melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru,” tegas Syamsuar.

Sebab, kata Syamsuar, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi  Riau, akan melakukan evaluasi setiap bulan, terutama di tiga wilayah tersebut.

“Data BPS itulah yang menentukan naik atau turun. Dari kerja BPS itu nanti akan ketahuan kinerja kita yang sekarang ini,” katanya.

Sehingga, kata Syamsuar, perlu penanganan gerak cepat terhadap pelaksanaan operasi pasar. Untuk itu, ia mengharapkan dari Disperindagkop Provinsi Riau bekerja sama dengan OPD terkait dapat segera menggelar pasar murah agar inflasi di daerah dapat diturunkan.

“Ini dari Pak Taufiq (Kepala Disperindagkop) bersama dinas lain, tolong bantu ini, termasuk dinas pertanian, mungkin juga berkaitan dengan peternakan berkaitan dengan telur, daging, atau dengan ikan,” katanya.

Sementara itu, untuk jangka panjang terkait percepatan penanganan inflasi di Riau, yaitu dengan melakukan penanaman pangan, terutama cabai baik oleh ASN Pemprov Riau atau menggunakan tanah milik Pemprov Riau.

Selain itu, juga menggerakkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terutama BUMDes yang maju di Riau untuk mengembangkan usaha di bidang pertanian pangan.

Seperti diketahui, angka inflasi di Provinsi Riau termasuk tinggi, yakni 7,04%. Inflasi ini terutama akibat harga cabai yang melambung tinggi mencapai Rp100 ribuan per kilogram di pasaran.

Padahal sebelumnya hanya berkisar Rp 25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram. Presiden Jokowi berharap agar inflasi di daerah bisa ditekan hingga di bawah 5%.

Diberitakan sebelumnya, Presiden RI Jokowi mengumumkan angka inflasi di Indonesia mencapai 4,94 persen.

Lima daerah tertinggi mengalami inflasi di antaranya Provinsi Jambi 8,22 persen, Sumatera Barat (Sumbar) 8,01 persen, Bangka Belitung (Babel) 7,77 persen, Riau 7,04 persen, dan Aceh 6,697 persen.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ahmad Yuzar Jadi Mentor Empat Kepala Dinas Kampar di Banten, Apa Proyek Perubahannya?

8 Okt 2026 - 18:03 WIB

Ahmad Yuzar Jadi Mentor Empat Kepala Dinas Kampar di Banten, Apa Proyek Perubahannya?

Kajari Kampar Pimpin Evaluasi Kinerja dan Anggaran Triwulan III 2026

6 Okt 2026 - 17:14 WIB

Kajari Kampar Pimpin Evaluasi Kinerja dan Anggaran Triwulan III 2026

Sempat Dihujat, Kini Wabup Misharti Banjir Pujian dari Warganet

6 Okt 2026 - 14:48 WIB

Sempat Dihujat, Kini Wabup Misharti  Banjir Pujian dari Warganet

HUT ke-81 TNI, Kajari Kampar Sampaikan Apresiasi atas Pengabdian TNI

5 Okt 2026 - 15:00 WIB

HUT ke-81 TNI, Kajari Kampar Sampaikan Apresiasi atas Pengabdian TNI

Bela Diri Bisa Jadi Pidana? Kejari Kampar Jelaskan Batas Noodweer

2 Okt 2026 - 13:37 WIB

Bela Diri Bisa Jadi Pidana? Kejari Kampar Jelaskan Batas Noodweer
Trending di Hukrim