KONSTAN – Bupati Kampar Ahmad Yuzar melepas kegiatan jalan santai dan Car Free Day (CFD) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (UP) Bangkinang yang digelar di kawasan Kebun Raya Universitas Pahlawan, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti civitas akademika, mahasiswa, serta masyarakat umum.
Bupati Kampar didampingi Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, serta sejumlah pejabat daerah. Kegiatan diawali dengan senam bersama dan dilanjutkan dengan jalan santai mengelilingi kawasan kebun raya.
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar mengapresiasi kontribusi Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai terhadap pengembangan pendidikan dan riset di Kabupaten Kampar.
Ia menyebut keberadaan Kebun Raya Universitas Pahlawan sebagai pencapaian penting, karena menjadi satu-satunya kebun raya yang dikelola oleh perguruan tinggi dan telah mendapatkan pengakuan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Keberadaan kebun raya ini bukan hanya menjadi kebanggaan Universitas Pahlawan, tetapi juga kebanggaan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kampar. Ini dapat menjadi pusat riset, edukasi, sekaligus pelestarian lingkungan,” ujar Ahmad Yuzar.
Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Prof. Dr. Amir Luthfi, mengatakan kebun raya tersebut dikembangkan sebagai laboratorium alam yang mendukung kegiatan penelitian, pendidikan, serta konservasi lingkungan. Menurutnya, pengelolaan kebun raya juga sejalan dengan agenda nasional di bidang riset dan inovasi.
Sementara itu, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti menilai sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan.
“Kami berharap kerja sama ini terus diperkuat, terutama dalam pengembangan riset dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Misharti.
Usai kegiatan CFD, Rektor Universitas Pahlawan mengajak Bupati Kampar, Wakil Bupati Kampar, dan rombongan untuk berkeliling Kebun Raya Universitas Pahlawan. Rombongan meninjau langsung potensi kawasan tersebut sebagai pusat edukasi dan penelitian lingkungan yang berkelanjutan.










