KAMPAR – Identitas pria yang diduga tenggelam di Sungai Kampar setelah diduga terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Boiko Gulo, warga Desa Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.
Berdasarkan data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar, Boiko Gulo lahir di Pekanbaru pada 22 Januari 2001 dan berusia 25 tahun.

Kepala Pelaksana BPBD Kampar Azwan melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Adi Candra Lukita, mengatakan laporan kejadian diterima pada Selasa, 4 Agustus 2026, sekitar pukul 08.05 WIB dari Pemerintah Desa Merangin.
BPBD kemudian mengerahkan Kasubbid Kedaruratan, Kasubbid Logistik, serta personel Satuan Tugas Tim Reaksi Cepat (TRC) menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian bersama unsur gabungan.
Informasi awal yang diperoleh dari Pemerintah Desa Merangin menyebutkan korban datang ke Jembatan Rantau Berangin dengan mengendarai sepeda motor. Saat warga berada di lokasi, korban sudah tidak terlihat berada di dekat kendaraannya.
Sebelumnya, seorang saksi mengaku melihat seorang pria berada di tengah arus Sungai Kampar dalam kondisi timbul tenggelam sambil melambaikan tangan meminta pertolongan. Beberapa saat kemudian korban hilang dari permukaan air dan diduga tenggelam akibat derasnya arus sungai.
Hingga Selasa sore, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kampar, TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat masih melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kampar. Korban belum berhasil ditemukan.
(Y)










