KONSTAN — Wakil Bupati Kampar, Dr Hj Misharti memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas anak-anak dan orang tua yang berpartisipasi dalam Lomba Mewarnai Parenting pada rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kampar ke-76 Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar di Lapangan Merdeka Bangkinang, Sabtu (7/2/2026), berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Lomba ini menjadi bagian dari Pesta Rakyat “Kampar di Hati” dan diikuti sebanyak 150 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kampar.

Sejak pagi hari, lapangan dipenuhi anak-anak usia dini yang didampingi langsung oleh orang tua mereka, baik ibu maupun ayah. Kebersamaan dan interaksi hangat terlihat sepanjang perlombaan, saat anak dan orang tua bekerja sama menuangkan kreativitas ke dalam lembar gambar sesuai tema yang ditetapkan panitia.
Wakil Bupati Kampar yang meninjau langsung jalannya lomba menyampaikan rasa bangga atas antusiasme peserta serta konsep parenting yang diusung dalam kegiatan tersebut.
“Anak-anak kita ini pintar, didampingi oleh ibu dan ayah yang juga pintar. Melalui lomba mewarnai parenting ini, kita melihat kedekatan emosional, komunikasi, dan kerja sama antara anak dan orang tua terbangun dengan sangat baik,” ujar Misharti.
Ia menilai kegiatan semacam ini sangat positif untuk mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini, sekaligus memperkuat peran keluarga dalam pendidikan karakter.
Sementara itu, panitia pelaksana lomba, Satiti Rahayu, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan emosional antara anak dan orang tua melalui aktivitas kreatif yang menyenangkan.
“Peserta berjumlah 150 orang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kampar. Kami berharap lomba ini mampu membangun ikatan emosional yang kuat antara anak dan orang tua melalui komunikasi yang dituangkan dalam bentuk lukisan,” kata Satiti.
Proses penilaian lomba dilakukan oleh Salman bersama Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar, Taufiq SPd MSi. Keduanya menilai karya peserta berdasarkan sejumlah aspek, antara lain pewarnaan, ketepatan waktu, serta kerja sama antara anak dan orang tua.
“Semua peserta menunjukkan hasil yang sangat baik. Namun, penilaian tetap harus dilakukan sesuai indikator untuk menentukan karya yang paling menonjol,” ujar Taufiq.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Juara I diraih Syahla Naufa dari TK Pertiwi Bangkinang. Juara II diraih Arsyaka Yulia dari TK Darussalam Kualu, Kecamatan Tambang, dan Juara III diraih Syaqira Arezky dari TK Aisyah Bangkinang. Sementara itu, Harapan I diraih Anasya Seinafia Erwanto dari TK Harapan Bunda, Harapan II diraih peserta dari TK Abqori Pertiwi, dan Harapan III diraih Abyan Daffa dari TK Pertiwi Bangkinang.










