KONSTAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar bersama Polsek Bangkinang Kota mengamankan sembilan remaja dalam razia gabungan yang digelar di Lapangan Pelajar, Bangkinang Kota, Ahad (4/1/2026) dini hari.
Kegiatan ini berlangsung sekitar pukul 00.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Bangkinang Kota, IPTU Eko WN Bestari.
Menurut keterangan petugas, tim yang tiba di lokasi mendapati sekumpulan remaja tengah berkumpul di balai depan Kantor Camat Bangkinang Kota.
“Saat melihat kedatangan petugas, mereka sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu berhasil digagalkan karena setiap sudut lokasi telah dijaga petugas,” ujar IPTU Eko.
Dari hasil pemeriksaan, lima dari sembilan remaja diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol dan lem.
Selain itu, petugas juga menyita barang bukti berupa empat botol minuman keras dan beberapa plastik berisi lem. Seluruh remaja beserta barang bukti kemudian dibawa ke Markas Komando Satpol PP Kabupaten Kampar untuk menjalani proses hukum dan pembinaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Kampar, Zulfikar, menegaskan bahwa razia gabungan ini merupakan bagian dari patroli rutin 24 jam yang dilaksanakan Satpol PP Kampar bersama Polsek Bangkinang Kota.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja, menjaga ketertiban, serta ketentraman masyarakat, khususnya di wilayah Bangkinang Kota,” ujarnya.
Zulfikar menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk menekan peredaran minuman keras dan penyalahgunaan zat berbahaya di kalangan remaja.
“Razia serupa akan terus dilaksanakan secara berkala di seluruh kecamatan di Kabupaten Kampar sebagai upaya menjaga keamanan dan kenyamanan warga,” kata dia.
Selain menangkap remaja yang terlibat dalam dugaan konsumsi miras dan lem, razia ini juga menjadi sarana edukasi bagi para pemuda agar menjauhi perilaku berisiko.
Petugas Satpol PP berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran remaja akan pentingnya menjaga diri dan lingkungan sekitar.
Kegiatan razia gabungan ini menunjukkan sinergi antara aparat penegak hukum dan Satpol PP dalam menjaga keamanan kota, sekaligus menjadi pengingat bahwa pemerintah serius menindak penyalahgunaan zat berbahaya di kalangan generasi muda.










