Menu

Otomatis
Breaking News

Daerah

Wabup Kampar Terima Kunjungan Ninik Mamak Lipat Kain

badge-check

Wabup Kampar Terima Kunjungan Ninik Mamak Lipat Kain Perbesar

KONSTAN – Wakil Bupati Kampar Misharti menyambut kunjungan silaturahmi Ninik Mamak Kenegerian Lipat Kain di Ruang Rapat Wakil Bupati Kampar, Selasa (20/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Kampar didampingi Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kampar Mahadi. Kunjungan tersebut membahas sejumlah isu, termasuk perkembangan pembangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kenegerian Lipat Kain.

Perwakilan Ninik Mamak menyampaikan bahwa pembangunan MI merupakan hasil pengelolaan aset masyarakat yang dipercayakan kepada Ninik Mamak Kenegerian Lipat Kain.

Pembangunan madrasah tersebut telah dimulai dengan anggaran sekitar Rp1,8 miliar untuk pembangunan empat ruang kelas dari rencana sepuluh ruang kelas.

Para Ninik Mamak juga mengundang Wakil Bupati Kampar untuk menghadiri peletakan batu pertama pembangunan MI yang dijadwalkan pada 22 Januari 2026.

Selain itu, mereka berharap adanya dukungan pemerintah daerah dalam pemenuhan sarana dan prasarana, mengingat keterbatasan anggaran yayasan.

Pembangunan madrasah ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Kampar Misharti menyampaikan apresiasi atas inisiatif Ninik Mamak dalam membangun sarana pendidikan keagamaan bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan berbasis keagamaan.

Misharti menjelaskan bahwa pendirian Madrasah Ibtidaiyah berada di bawah kewenangan Kementerian Agama, sementara kebijakan APBD Kabupaten Kampar saat ini difokuskan pada renovasi dan kelanjutan pembangunan yang telah ada. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya memberikan dukungan, khususnya terkait sarana pendukung dan kebutuhan tenaga pendidik.

Dalam pertemuan tersebut, Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno juga menyampaikan rencana pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terpadu seluas 10 hektare yang direncanakan menggunakan konsep pengelolaan sampah terpadu menjadi pupuk dan energi listrik.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gencar Gencarnya Bupati Bicara Pendidikan, Plt Kadis Tak Tahu Sekolah Rusak, Wabup Turun Tangan

16 Sep 2026 - 22:07 WIB

Gencar Gencarnya Bupati Bicara Pendidikan, Plt Kadis Tak Tahu Sekolah Rusak, Wabup Turun Tangan

Plt Kadis Pendidikan Kampar Tak Tahu Sekolah Rusak di Sungai Agung: Saya Kan Baru

16 Sep 2026 - 16:23 WIB

Plt Kadis Pendidikan Kampar Tak Tahu Sekolah Rusak di Sungai Agung: Saya Kan Baru

Status Penyidikan, Kejaksaan Terus Dalami Dugaan Korupsi Manipulasi Penyetoran LHP Pada Inspektorat Kampar

16 Sep 2026 - 13:51 WIB

Status Penyidikan, Kejaksaan Terus Dalami Dugaan Korupsi Manipulasi Penyetoran LHP Pada Inspektorat Kampar

Kajari Kampar Hadiri HAORNAS ke-43, Dorong Semangat Olahraga dan Prestasi

10 Sep 2026 - 06:50 WIB

Kajari Kampar Hadiri HAORNAS ke-43, Dorong Semangat Olahraga dan Prestasi

Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Bangkinang Kota Beralih ke Pembelajaran Daring

9 Sep 2026 - 14:23 WIB

Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Bangkinang Kota Beralih ke Pembelajaran Daring
Trending di Kampar