Menu

Mode Gelap
Kejaksaan Pastikan Dalami Perkara KUR BNI Cabang Bangkinang Kadiskes Kampar Pacu Akurasi Data ASPAK, Wujudkan Perencanaan Kesehatan yang Tepat Sasaran Api Melalap Rumah di Penyesawan, Damkar Kampar Lakukan Pemadaman Ayah Diduga Cabuli Dua Anak Kandung di Kampar Riau Dari Kuok, Kadis Pertanian Kampar Percepat Swasembada Pangan Lewat Gerakan Tanam Padi Usai Sertijab, Zulhendra Das’at Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan Tidur Pakai Kaus Kaki Ternyata Punya Banyak Manfaat, Benarkah Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Kampar

Wabup Kampar Terima Aspirasi Soal Pabrik di Dekat Pesantren, Janji Fasilitasi Dialog

badge-check


					Wabup Kampar Terima Aspirasi Soal Pabrik di Dekat Pesantren, Janji Fasilitasi Dialog Perbesar

KONSTAN — Wakil Bupati Kampar, Misharti, menerima kunjungan silaturahmi Dasman Yahya Ma’ali di Kantor Bupati Kampar, Bangkinang Kota, Jumat, (13/2/2026). Pertemuan itu membahas aspirasi pengurus Pesantren Sulaiman Al Fauzan terkait keberadaan sebuah pabrik di kawasan Ridan Permai yang dinilai berpotensi mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Dalam dialog yang berlangsung tertutup tersebut, Dasman menyampaikan kekhawatiran pihak pesantren atas aktivitas industri yang berada di sekitar lingkungan pendidikan.

banner 468x60

Menurut dia, operasional pabrik dikhawatirkan berdampak pada kenyamanan dan ketenangan para santri.
“Kami ingin proses pendidikan berjalan kondusif, tanpa gangguan,” ujarnya dalam pertemuan itu.

Dasman dikenal sebagai akademisi dan ulama hadits yang menempuh pendidikan tinggi di Timur Tengah. Kehadirannya, menurut pengurus pesantren, merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan Islam di daerah.

Turut hadir anggota DPRD Kampar, Eko Sutrisno, yang menyatakan dukungan atas penyampaian aspirasi tersebut. Ia mendorong pemerintah daerah mencari solusi yang adil bagi semua pihak, baik lembaga pendidikan maupun pelaku usaha.

Menanggapi hal itu, Misharti mengatakan pemerintah daerah akan mempelajari persoalan tersebut secara menyeluruh. Ia menyebut komunikasi antara pihak pesantren dan perusahaan perlu difasilitasi agar diperoleh jalan tengah.

“Kami menerima aspirasi ini dengan terbuka. Pemerintah tentu ingin memastikan kegiatan pendidikan berjalan nyaman dan kondusif. Kami akan mencari solusi terbaik agar tidak ada pihak yang dirugikan,” kata Misharti.

Pemerintah Kabupaten Kampar, lanjut dia, berkepentingan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan investasi dan kepentingan sosial masyarakat. Dialog lanjutan dengan melibatkan pihak perusahaan direncanakan sebagai langkah awal penyelesaian persoalan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kadiskes Kampar Pacu Akurasi Data ASPAK, Wujudkan Perencanaan Kesehatan yang Tepat Sasaran

31 Juli 2026 - 13:01 WIB

Api Melalap Rumah di Penyesawan, Damkar Kampar Lakukan Pemadaman

30 Juli 2026 - 05:41 WIB

Ayah Diduga Cabuli Dua Anak Kandung di Kampar Riau

29 Juli 2026 - 18:05 WIB

Dari Kuok, Kadis Pertanian Kampar Percepat Swasembada Pangan Lewat Gerakan Tanam Padi

29 Juli 2026 - 17:38 WIB

Usai Sertijab, Zulhendra Das’at Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

29 Juli 2026 - 13:13 WIB

Trending di Kampar