KONSTAN – Pemerintah Kabupaten Kampar, bekerja sama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Riau, melaksanakan kegiatan panen jagung serentak kuartal IV Tahun 2025 di Desa Pantai Raja, Kecamatan Perhentian Raja, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Kampar.
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar, Ardi Mardiansyah, mewakili Bupati Kampar hadir langsung dalam kegiatan panen bersama Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum.
Turut hadir Wakapolda Riau Brigjen Jossy Kusumo, Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang, Kepala BPS Provinsi Riau Dr. Asep Riyadi, SSi, M.M, Camat Perhentian Raja Fajri Hasbi, jajaran kepolisian, serta kelompok tani Desa Pantai Raja.
Dalam kesempatan itu, Ardi Mardiansyah menyampaikan apresiasi atas dukungan Polri dalam pelaksanaan program strategis nasional, terutama terkait ketahanan pangan. Ia menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas dan keutuhan negara.
“Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan mendorong kegiatan-kegiatan ketahanan pangan, baik melalui pendampingan, kebijakan, maupun kolaborasi lintas sektor,” kata Ardi.
Sementara itu, Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menyebut para petani sebagai ujung tombak kedaulatan pangan. Ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras petani jagung di Desa Pantai Raja yang telah berhasil meningkatkan produksi pangan lokal.
“Kita gunakan hasil panen yang diperoleh ini untuk kemakmuran rakyat, khususnya petani jagung. Semoga apa yang kita lakukan menjadi keberkahan bagi kita semua,” ujar Herry.
Kegiatan panen jagung serentak ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang mendorong sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi petani lokal.
Camat Perhentian Raja, Fajri Hasbi, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi motivasi bagi kelompok tani untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen. “Panen jagung serentak ini juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap petani, sehingga mereka merasa didukung dalam upaya meningkatkan kesejahteraan,” kata Fajri.










