KAMPAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar akhirnya buka suara soal isu penggalangan dana di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kampar, Riau.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, Aidil menegaskan, dana tersebut bukan iuran siswa, melainkan sumbangan sukarela dari para alumni untuk membangun aula sekolah.
“Kemarin sudah kita panggil kepala sekolahnya. Dari keterangannya, donasi itu bukan untuk ruang kelas, tetapi untuk aula atau ruang pertemuan,” kata Aidil saat dikonfirmasi Konstan, Kamis (18/9/2025).
Aidil menjelaskan, sumbangan itu berasal dari para alumni SDN 002 Desa Tanjung, yang kini banyak di antaranya sudah berhasil dalam karier. “Ada yang jadi Sekcam, ada juga yang jadi Babinsa. Jadi itu murni inisiatif alumni, bukan pungutan siswa,” ujarnya.
Ia juga memastikan, pembangunan ruang kelas di sekolah tersebut sudah ditangani pemerintah daerah. Melalui APBD Perubahan (APBD-P) 2023, Pemkab Kampar telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan dan pembangunan ruang belajar.
“Lokal kemarin sudah kita bangun lewat APBD-P 2023. Dulu ada bekas WC yang kita sulap jadi ruang kelas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Aidil menilai sumbangan dari alumni untuk fasilitas sekolah sah-sah saja selama tidak ada unsur paksaan. “Itu malah bagus, karena tanggung jawab pendidikan tidak hanya di pemerintah, tetapi juga perlu kerja sama semua pihak. Selama tidak ada paksaan, itu diperbolehkan,” pungkasnya. (*)










