KAMPAR — Produksi ikan di Kabupaten Kampar mencapai rata-rata 72 ton per hari. Angka ini meningkat dibandingkan capaian sebelumnya yang berada di kisaran 60 ton per hari.
Kepala Dinas Perikanan Kampar, Zulfahmi, mengatakan peningkatan produksi didorong oleh pengembangan budidaya serta dukungan program pemerintah.
“Produksi tujuh jenis ikan terus meningkat dan menjadi salah satu andalan daerah,” kata dia, Kamis, (23/4/2026).
Menurut Zulfahmi, pemerintah daerah menyalurkan bantuan kepada nelayan, termasuk penggantian perahu kayu menjadi perahu berbahan fiber yang telah didistribusikan ke 12 desa.
“Bantuan tersebut dilengkapi mesin untuk mendukung aktivitas penangkapan ikan.
Di sektor budidaya, Dinas Perikanan mengembangkan sistem kolam, keramba, dan bioflok,” tuturnya.
Program ini, kata dia, diperkuat dengan dukungan pemerintah pusat melalui bantuan kepada koperasi pembudidaya.
Zulfahmi menyebut, berdasarkan surat Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya tertanggal 3 April 2026, Kampar memperoleh bantuan pembangunan 24 unit bioflok lengkap dengan sarana dan prasarana. Nilai bantuan tersebut diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar.
Selain itu, sambung dia, pemerintah daerah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Riau untuk menghadirkan investor di sektor pengolahan ikan, terutama di sentra Unit Pelaksana Teknis di Desa Koto Mesjid.
Zulfahmi juga mengingatkan pemilik keramba apung agar tidak mengikatkan keramba pada fasilitas umum seperti tiang jembatan karena berpotensi merusak konstruksi.
Sebagai alternatif, Dinas Perikanan mengusulkan pembangunan tiang pancang khusus keramba di 12 desa. Namun, akibat keterbatasan anggaran, realisasi baru dilakukan di tiga desa, yakni Buluh Cina, Pulau Lawas, dan Teratak Buluh.
Di bidang pembenihan, pemerintah daerah mengembangkan produksi larva melalui fasilitas larva center untuk memenuhi kebutuhan benih yang terus meningkat.
“Kami tetap optimistis meningkatkan produksi perikanan meski di tengah keterbatasan anggaran dan tingginya permintaan pasar,” kata Zulfahmi. (ADV)










