KAMPAR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang mengungkap hasil tes urine yang dilakukan kepada warga binaannya.
Kalapas Bangkinang, Alexander Lisman Putra, menegaskan tidak ada warga binaan yang terdeteksi menggunakan narkoba. “Seluruh WBP yang menjalani tes urine dinyatakan negatif narkoba,” ujar Alex dalam rilis resminya, Rabu (27/8/2025).
Menurutnya, tes urine dilakukan untuk mendeteksi potensi penyalahgunaan narkoba di kalangan warga binaan pemasyarakatan. Kegiatan ini digelar bersamaan dengan razia insidentil di kamar hunian warga binaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Bangkinang, Muhammad Hasan.
“Razia kamar hunian dilakukan untuk memastikan tidak adanya barang terlarang, sementara tes urine digelar guna mendeteksi potensi penyalahgunaan narkoba di kalangan WBP,” jelasnya.
Dari hasil kegiatan tersebut, Alex menyebut tidak ditemukan barang terlarang di kamar hunian, dan seluruh warga binaan yang dites urine dinyatakan negatif narkoba.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Hukum dan HAM serta Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, dalam rangka menciptakan lapas yang bersih dari narkoba.
“Lapas Bangkinang berkomitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan memastikan lingkungan bebas dari narkoba. Razia dan tes urine ini akan rutin dilakukan sebagai langkah pencegahan,” tegas Alex.
“Ini bentuk keseriusan kami dalam mendukung program pemerintah untuk pemberantasan narkoba, sekaligus menciptakan suasana pembinaan yang sehat dan kondusif,” pungkasnya. (*)
(YD)










