KAMPAR – Pemerintah Kabupaten Kampar mengikuti rapat koordinasi Pengendalian Inflasi secara Zoom Meeting bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Senin (8/9/2025).
Rapat yang diikuti oleh jajaran Kementerian dan seluruh kepala daerah se-Indonesia itu membahas tentang pengentasan kemiskinan ekstrim serta Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah.
Ada pun perwakilan dari pemerintah Kabupaten Kampar, yakni Asisten 2 Sekda Kampar Suhermi ST serta sejumlah pejabat Kampar lainnya.
Dalam rapat itu, Mendagri Tito menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengendalikan inflasi, mengingat kondisi harga kebutuhan pokok sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat, inflasi (y-on-y) 2,31% dan (m-to-m) -0,08%. Selain itu, program pengentasan kemiskinan ekstrim juga menjadi perhatian serius agar target penurunan angka kemiskinan dapat tercapai sesuai arahan Presiden.
“Pemerintah daerah harus hadir secara nyata dalam mendukung stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, serta memastikan program bantuan sosial maupun pemberdayaan tepat sasaran,” ujar Tito.
Terkait program nasional 3 juta rumah, pemerintah daerah didorong untuk mendukung penyediaan lahan, kemudahan perizinan, serta fasilitasi berbagai kebijakan daerah agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat memiliki hunian layak.
Sementara itu, Asisten II Setda Kampar, Suhermi menyampaikan Pemda Kampar berkomitmen untuk menindaklanjuti arahan tersebut. Menurutnya, upaya pengendalian inflasi telah dilakukan melalui langkah strategis seperti operasi pasar, penguatan cadangan pangan, dan koordinasi dengan stakeholder terkait.
“Pemkab Kampar akan terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan, mempercepat penurunan angka kemiskinan, serta mendukung penuh program pemerintah pusat terkait pembangunan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Ini semua demi kesejahteraan masyarakat Kampar,” jelas Suhermi memungkasi.










