KONSTAN – Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, Helmi, mengatakan serah terima jabatan (sertijab) kepala sekolah tidak sekadar bersifat administratif, melainkan momentum strategis untuk memperbaiki mutu pendidikan di sekolah negeri.
Pernyataan tersebut disampaikan Helmi usai pelaksanaan sertijab kepala sekolah tingkat TK, SD, dan SMP di lingkungan Disdikpora Kampar, Selasa (6/1/2026).
Menurut Helmi, sertijab kali ini diikuti 10 kepala sekolah dari Kecamatan Bangkinang dan Bangkinang Kota yang berlangsung di Aula Disdikpora Kampar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan di Aula UPT SD Negeri 03 Pulau Jambu dengan melibatkan 25 kepala sekolah dari Kecamatan Salo dan Kuok.
Helmi menilai kepala sekolah yang baru dilantik perlu segera melakukan konsolidasi internal, terutama dalam pengelolaan sumber daya manusia, manajemen sekolah, serta penguatan kolaborasi dengan masyarakat sekitar.
“Sertijab ini untuk mengikat kembali komitmen peningkatan mutu pendidikan. Kepala sekolah harus mampu mengonsolidasikan SDM di sekolah dan membangun kepercayaan masyarakat,” kata Helmi.
Ia mengakui sekolah negeri di Kabupaten Kampar saat ini menghadapi tantangan menurunnya minat masyarakat. Sejumlah orang tua dinilai lebih memilih sekolah swasta karena dianggap memiliki kualitas layanan dan pembelajaran yang lebih baik.
“Kondisi ini harus dijawab dengan peningkatan kualitas layanan dan pembelajaran. Jika tidak, kepercayaan publik terhadap sekolah negeri akan terus menurun,” ujar Helmi.
Untuk merespons persoalan tersebut, Disdikpora Kampar berencana menggelar pertemuan dengan kepala sekolah dan operator sekolah guna menyesuaikan pengelolaan pendidikan berbasis rapor pendidikan sebagai indikator mutu satuan pendidikan.
Pertemuan itu akan difokuskan pada identifikasi dan verifikasi data, termasuk Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan rapor pendidikan, agar capaian mutu sekolah tidak berada di zona merah.
“Pendampingan akan dilakukan bertahap berdasarkan wilayah dan kecamatan supaya pembinaan lebih terarah,” kata Helmi memungkasi.










