Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Terpidana Kasus Pencemaran Nama Baik, Oknum Anggota DPRD Ditangkap

badge-check

Tim Tangkap Buronan Kejaksaan Agung saat menangkap Yahdi Basma terpidana kasus pencemaran nama baik. Perbesar

Tim Tangkap Buronan Kejaksaan Agung saat menangkap Yahdi Basma terpidana kasus pencemaran nama baik.

Konstan.co.id – Tim Tangkap Buronan Kejaksaan Agung berhasil menangkap terpidana kasus pencemaran nama baik atas nama Yahdi Basma (46), Senin (14/3).

Yahdi diamankan di Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

banner 468x60

Yahdi merupakan terpidana pencemaran nama baik yang ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Yahdi Basma diketahui sebagai oknum anggota Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yang terjerat kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) atas pencemaran nama baik,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana dalam keterangan tertulis yang diterima konstan.co.id, Selasa (14/3).

“Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1085 K/Pid.Sus/2022 tanggal 23 Maret 2022, YAHDI BASMA, S.H. terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik. Oleh karenanya, Yahdi Basma, S.H. dijatuhi pidana penjara selama 10 bulan dan pidana denda sebesar Rp300.000.000 subsider 1 bulan kurungan,” jelas Ketut.

Ketut mengemukakan bahwa kala itu terpidana telah divonis hakim Pengadilan Negeri Palu,

Pihak Kejari Palu juga telah melakukan pendekatan secara persuasif dengan melakukan pemanggilan sebanyak tiga kali.

Yang bersangkutan diduga telah melarikan diri dari tanggung jawabnya.

“Tiga kali panggilan, masing-masing pada 28 Juli 2022, 31 Agustus 2022 dan 12 September 2022. Yahdi melarikan diri dari tanggung jawabnya sebagai terpidana,” ucap Ketut.

Menyikapi hal itu, Tim Tabur Kejagung terpaksa malakukan pencarian terhadap yang bersangkutan.

Pelarian Yahdi akhirnya dapat dihentikan di Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

“Dalam proses pengamanan, terpidana bersikap kooperatif sehingga proses berjalan dengan lancar, dan setelah berhasil diamankan, terpidana dibawa oleh Tim Tabur menuju Kejaksaan Negeri Batam sambil menunggu kedatangan Tim Jaksa Eksekutor dari Kejaksaan Negeri Palu,” jelas Ketut.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jejak Diduga Kaki Harimau Sumatera Muncul di Jalan Lingkar Bangkinang

1 Nov 2026 - 19:17 WIB

Jejak Diduga Kaki Harimau Sumatera Muncul di Jalan Lingkar Bangkinang

Kapolres Kampar Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Ini Pesan Menpora

28 Okt 2026 - 09:39 WIB

Kapolres Kampar Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Ini Pesan Menpora

Mengapa Mantan Anggota DPRD Kampar Tak Pernah Hadir dalam Perkara KUR BNI

28 Okt 2026 - 09:32 WIB

Mengapa Mantan Anggota DPRD Kampar Tak Pernah Hadir dalam Perkara KUR BNI

Total 10 Tersangka Kasus KUR BNI Bangkinang, Akankah Ada Nama Baru?

28 Okt 2026 - 00:47 WIB

Total 10 Tersangka Kasus KUR BNI Bangkinang, Akankah Ada Nama Baru?

Breaking News, Kejari Kampar Tetapkan Lima Tersangka Dugaan Korupsi KUR BNI, Kerugian Negara Rp83,9 Miliar

27 Okt 2026 - 19:33 WIB

Breaking News, Kejari Kampar Tetapkan Lima Tersangka Dugaan Korupsi KUR BNI, Kerugian Negara Rp83,9 Miliar
Trending di Hukrim