KONSTAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kampar menggelar rapat paripurna Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun Anggaran 2026, Penetapan Renja DPRD Tahun Anggaran 2026, Senin (17/12/2025).
Paripurna itu juga beragendakan penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) Ranperda tentang Penyelenggaraan Pesantren, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga, serta Ranperda Pasar Modern.
Rapat diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kampar yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kampar, Ahmad Taridi.
Rapat tersebut paripurna dimulai dengan penetapan Propemperda T.A. 2026, yang menjadi pedoman penyusunan regulasi prioritas daerah pada tahun mendatang. Langkah ini bertujuan meningkatkan efektivitas fungsi legislasi DPRD serta mendukung penyelarasan program pembangunan pemerintah daerah.
Agenda dilanjutkan dengan penetapan Renja DPRD T.A. 2026, yang memuat arah kegiatan kedewanan dan prioritas pembentukan perda, serta menjadi acuan pelaksanaan fungsi pengawasan dan legislasi DPRD dalam menjalankan tugasnya di tahun berikutnya.
Setelah dua agenda penetapan tersebut, rapat berlanjut pada penyampaian laporan Pansus Ranperda, yang menyampaikan hasil pembahasan terhadap tiga Ranperda prioritas.
Dalam laporan tersebut, Pansus juga memberikan rekomendasi terhadap masing-masing Ranperda untuk penyempurnaan substansi regulasi sebelum melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Rekomendasi ini menjadi dukungan Pansus agar pembentukan perda lebih terarah, responsif, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Tiga Ranperda yang dibahas meliputi: Ranperda Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan Pesantren, serta Ranperda Tata Kelola Pasar Modern dan Ritel yang dinilai strategis karena berhubungan langsung dengan kualitas lingkungan, perkembangan pendidikan keagamaan, serta penataan ruang ekonomi daerah.










