Sroll Baca Artikel
BeritaDaerahInternasionalPemerintahanPeristiwa

UNESCO Tetapkan Arsip Pidato Bung Karno Jadi Warisan Dunia

18
×

UNESCO Tetapkan Arsip Pidato Bung Karno Jadi Warisan Dunia

Sebarkan artikel ini

Konstan.co.id – The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menetapkan 2 arsip pidato Bung Karno menjadi Warisan Dunia (Memory oh the World) dalam sidang pleno Executive Board UNESCO 10-24 Mei 2023 di Paris, waktu setempat.

Kedua arsip pidato Bung Karno itu adalah Arsip Pidato Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno di Sidang PBB, New York, 1960; Arsip Gerakan Non-Blok Pertama (GNB I) di Beograd, 1961.

banner 468x60

Penetapan dua arsip ini menjadikan arsip Bung Karno telah tiga ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Dunia. Sebelumnya, tahun 2015, arsip pidato Bung Karno pada KAA 1955 pun telah ditetapkan sebagai Memory of The World (MoW) UNESCO.

Baca Juga

“Kabar gembira hari ini. Puji sukur ke hadirat Tuhan YME. Berdasarkan sidang pleno Executive Board UNESCO 10-24 Mei 2023, telah diputuskan dan ditetapkan sebagai usulan Indonesia sebagai MoW 2023, yaitu Arsip Pidato Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, To Build The World Anew di Sidang Umum PBB 1960 dan arsip GNB I di Beograd 1961,” ungkap Dewan Pakar Indonesia untuk Memory of The World UNESCO Rieke Diah Pitaloka, Kamis (25/5/2023).

Rieke menjelaskan, sekitar tahun 2013 ia berdiskusi dengan Presiden ke 5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri. Diskusi tentang arsip-arsip perjalanan bangsa yang berkontribusi pada perjalanan peradaban dunia.

“Arsip-arsip yang penting menjadi ingatan kolektif bangsa dan dunia, yang dapat digunakan sebagai petunjuk jalan bagi kehidupan bangsa Indonesia saat ini dan masa yang akan datang,” ujar Rieke yang juga Duta Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Rieke mengungkapkan, pihaknya menilai ketiga arsip tersebut merupakan kapital simbolik bagi Indonesia untuk memosisikan diri dalam percaturan geopolitik saat ini dan masa depan.

“Pengingat bagi setiap bangsa untuk ada dalam prinsip politik para pendiri bangsa; bebas aktif dan aktif defensif, sebesar-besarnya bagi kepentingan nasional Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat yang terlibat dalam perjuangan perdamaian dunia,” sebut Rieke.

“Melalui ANRI tiga tinta emas abad 20 tersebut kami ajukan sebagai MoW UNESCO,” Rieke menambahkan.

Dia juga mengungkapkan, berkat dukungan Presiden Jokowi dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi beserta seluruh jajarannya, arsip pidato Bung Karno pada KAA juga telah ditetapkan sebagai MoW UNESCO tahun 2015.

“Ini perjuangan untuk rakyat, bangsa dan negara pasti akan tunjukkan jalannya sendiri. Indonesia, maju terus, pantang mundur,” pungkas perempuan yang kerap disapa Oneng ini.

(Langgam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel ini diproteksi