Sroll Baca Artikel
BeritaBisnisDaerahEkonomiPeristiwa

Ratusan Ton Ikan Mati di Danau Maninjau, Kerugian Nyaris Mencapai Rp15 Miliar

18
×

Ratusan Ton Ikan Mati di Danau Maninjau, Kerugian Nyaris Mencapai Rp15 Miliar

Sebarkan artikel ini
Ratusan ton ikan mati di Danau Maninjau (Foto: Antara)

Konstan.co.id – Sebanyak 705 ton ikan milik petani Keramba Jaring Apung (KJA) Danau Maninjau mati sepanjang Januari hingga 29 November 2022.

Dalam peristiwa itu mengakibatkan kerugian sekitar Rp14,80 miliar.

banner 468x60

Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, Rosva Deswira mengatakan kerugian tersebut berdasarkan harga ikan di tingkat petani sebesar Rp21 ribu per kilogram.

Baca Juga

Rosva menjelaskan, kematian ikan secara massal di Danau Maninjau terjadi selama dua tahap.

“Ikan yang mati pada tahap pertama periode Februari-Maret 2022 sebanyak 260 ton. Kemudian pada November 2022 ikan mati mencapai 455 ton,” ungkap Rosva dikutip dari sumbarkita.id, Selasa (29/11/2022).

Menurutnya, kematian massal ikan tersebut tersebar pada sekitar 60 persen dari 23.359 unit KJA di Danau Maninjau.

Ia melanjutkan, kematian ikan tahun 2022 relatif turun dibanding tahun sebelumnya. Pada 2021, total ikan mati mencapai 1.764 ton dengan kerugian sekitar Rp38,04 miliar.

Kemudian, terkait periode tren kematian ikan, rata-rata terjadi pada Agustus sampai Maret.

“Pada periode itu curah hujan cukup tinggi, potensi kematian ikan cukup tinggi. Karena itu kita mengimbau petani agar tidak menebar benih ke KJA pada Januari sampai Maret,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel ini diproteksi