Petugas Lapas Gagalkan Penyelundupan Narkotika Dalam Kemasan Cumi Sotong

Barang bukti ganja yang dikemas sotong untuk diselundupkan ke Lapas Rajabasa, Bandarlampung (Antara)

Konstan.co.id – Dalam sehari, dua Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yakni Lapas Kelas I Bandar Lampung dan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba yang didapatkan dari hasil penggeledahan titipan makanan pada hari Kamis, (13/01).

Penggagalan penyelundupan narkotika pertama dilakukan oleh Petugas P2U Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung, Pujatmiko.

Bacaan Lainnya

Penyelundupan narkotika yang diduga jenis ganja yang didapatkan dari hasil penggeledahan titipan makanan pada pukul 12.30 WIB, hari Kamis, (13/01).

Dari pengakuan Putjamiko, Narkotika yang diduga jenis ganja tersebut, diselundupkan pada makanan yang dibungkus lakban coklat di dalam empat buah cumi sotong.

“Benar, barang haram itu kami dapat dari titipan makanan pembesuk,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Konstan.co.id.

Menindak lanjuti hasil temuan narkotika tersebut, petugas P2U menyampaikan kepada Kepala Keamanan untuk dilaporkan kepada Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Maizar.

Maizar selaku Kepala Lapas 1 Bandar Lampung, langsung melakukan koordinasi dengan pihak Polres Bandar Lampung terkait penemuan tersebut.

“Setelah saya menerima laporan dari KPLP, saya langsung melihat sendiri temuannya dan segera melakukan koordinasi kepada pihak polres,” sebutnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak Satuan narkoba (Satnarkoba) Kepolisian Resort (Polres) Bandar Lampung, barang tersebut diindikasikan sebagai narkotika jenis ganja seberat 281 gram.

Tak sampai disitu, penggagalan narkotika kembali juga dilakukan oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandung.

Berkat prosedur yang sangat ketat, petugas berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika yang diduga narkotika jenis shabu dan 15 butir obat terlarang diduga Dumolid.

Diketahui narkotika tersebut diselipkan ke dalam makanan ringan (snack) jenis kue kering dan olahan makanan jenis keong (tutut).

Narkotika itu rencananya akan diserahkan ke narapidana atas nama Tatang. Sedangkan yang menjadi kurir pengantar adalah Dede Sinda.

Menindak lanjuti hasil temuan itu, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Fauzul, melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian Resort Kota (Polresta) Bandung terkait penemuan tersebut.

‘”Setelah mendapatkan laporan penggagalan barang tersebut saya langsung koordinasikan kepada pihak Polresta Bandung dan sekarang sedang diproses untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” sebut Fauzul

“Keberhasilan penggagalan penyelundupan narkotika di Lapas ini merupakan wujud dari semangat 3 kunci pemasyarakatan maju yaitu Deteksi dini gangguan keamanan dan Ketertiban, Berantas narkoba serta Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum,” jelas Kalapas.**

 

Editor: YD

banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60 banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *