Menu

Otomatis
Breaking News

Berita

Lapas Bangkinang Gelar Kegiatan Penemuan Kasus TBC Secara Aktif Dengan Skrining Gejala dan Intervensi Rontgen Dada

badge-check

Kepala Bidan Pelayanan Tahanan Perawatan Kesehatan Rehabilitasi Pengelolaan Basan Baran dan Keamanan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Subagdo Wulandoro menghadiri langsung pembukaan kegiatan Penemuan Kasus TBC Secara Aktif Dengan Skrining Gejala dan Intervensi Rontgen Dada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang. Perbesar

Kepala Bidan Pelayanan Tahanan Perawatan Kesehatan Rehabilitasi Pengelolaan Basan Baran dan Keamanan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Subagdo Wulandoro menghadiri langsung pembukaan kegiatan Penemuan Kasus TBC Secara Aktif Dengan Skrining Gejala dan Intervensi Rontgen Dada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang.

Konstan.co.id – Kepala Bidan Pelayanan Tahanan Perawatan Kesehatan Rehabilitasi Pengelolaan Basan Baran dan Keamanan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Subagdo Wulandoro menghadiri langsung pembukaan kegiatan Penemuan Kasus TBC Secara Aktif Dengan Skrining Gejala dan Intervensi Rontgen Dada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang, Jumat (13/10).

Kegiatan ini meruapakan salah satu kegaitan yang dilaksanakan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 374 Lapas, Rutan dan LPKA yang ada di 33 Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM RI.

Kepala Lapas IIA bangkinang, Mishbahuddin dalam hal ini diwakilkan oleh Kasubbag TU Lapas IIA Bangkinang, Parlindungan Hasoloan dalam pembukaan kegiatan yang berlangsung di Ruang Aula Lapas IIA Bangkinang ini berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan diikuti dengan serius oleh Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas IIA Bangkinang.

“Penyakit TBC adalah ancaman kesehatan yang rentan terjadi di lingkungan Rutan/Lapas yang dikarenakan kelebihan penghuni (overcroweded) yang mengharuskan mereka hidup bersama dalam waktu yang lama, mengingat tingginya resiko penyebaran maka perlu dilakukan upaya pencegahan yakni dengan melakukan skrining TBC.” Ujar Parlindungan.

“Kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai salah satu akselerasi program penanggulangan Tuberkulosis (TBC) untuk meningkatkan penemuan kasus TBC undetected melalui upaya aktif mencari orang yang berisiko, bergejala dan melakukan deteksi. Oleh karena itu kami harapkan seluruh warga Binaan mengikuti kegiatan ini dengan serius.” Tambah parlindungan.

Tirta Medical Center yang merupakan pihak yang telah menjalin kerjasama bersama Kementerian Hukum dan HAM RI mengatakan selama kegiatan berlangsung, Ketua Pelayanan Skrining TB Tirta Medical Center, Linda Herawati akan memastikan kegaitan berjalan sesuai dengan rencana, dimana proses skrining gejala dan intervensi rontgen dada ini direncakan berlangsung selama 9 hari kerja.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Detik-Detik 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau: Kronologi Lengkap dan Upaya Pencarian Basarnas

10 Sep 2026 - 11:29 WIB

Detik-Detik 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau: Kronologi Lengkap dan Upaya Pencarian Basarnas

Kajari Kampar Hadiri HAORNAS ke-43, Dorong Semangat Olahraga dan Prestasi

10 Sep 2026 - 06:50 WIB

Kajari Kampar Hadiri HAORNAS ke-43, Dorong Semangat Olahraga dan Prestasi

Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Bangkinang Kota Beralih ke Pembelajaran Daring

9 Sep 2026 - 14:23 WIB

Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Bangkinang Kota Beralih ke Pembelajaran Daring

Kajari Kampar Dwianto Lantik Pejabat Baru, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

8 Sep 2026 - 21:40 WIB

Kajari Kampar Dwianto Lantik Pejabat Baru, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Kajari Dwianto Prihartono Ikut Siaga, Kampar Perkuat Antisipasi Puncak Karhutla

8 Sep 2026 - 09:01 WIB

Kajari Dwianto Prihartono Ikut Siaga, Kampar Perkuat Antisipasi Puncak Karhutla
Trending di Kampar