Sroll Baca Artikel
BeritaDaerahPemerintahan

Hadiri Kegiatan Penguatan Kapasitas, Ini Kata Kalapas Bangkinang

18
×

Hadiri Kegiatan Penguatan Kapasitas, Ini Kata Kalapas Bangkinang

Sebarkan artikel ini
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang, Mishbahuddin bersama dengan puluhan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.

Konstan.co.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang, Mishbahuddin bersama dengan puluhan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan lainnya, aktif berpartisipasi dalam sebuah acara yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas dalam pengendalian penyakit menular, khususnya HIV-AIDS dan TBC, Rabu (11/10).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) dan diikuti oleh 40 UPT Pemasyarakatan percontohan penyelenggara layanan kesehatan di seluruh Indonesia.

banner 468x60

Penguatan kapasitas ini menjadi suatu langkah penting dalam upaya untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Baca Juga

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mulai dari tanggal 11 s.d. 13 Oktober 2023, di Provinsi DKI Jakarta.

Program pengendalian penyakit menular, seperti HIV-AIDS dan TBC, memerlukan pemahaman yang mendalam dan pelaksanaan yang maksimal guna mencegah penyebaran penyakit ini di antara narapidana.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh Lapas dan Rutan yang menjadi percontohan penyelenggara layanan kesehatan mampu mengaplikasikan program pengendalian penyakit menular secara efektif.

Dengan penyelarasan pemahaman dan peningkatan kompetensi para Kepala UPT Pemasyarakatan, diharapkan bahwa lingkungan pemasyarakatan akan menjadi lebih aman dari penyebaran penyakit menular, yang dapat merugikan narapidana dan staf pemasyarakatan.

Dalam keterangannya, Kepala Lapas menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan tersebut.

“Kegiatan penguatan kapasitas ini adalah langkah positif dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Lembaga Pemasyarakatan, khususnya Lapas Bangkinang. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang pengendalian penyakit menular, kami dapat lebih efektif dalam melindungi kesehatan wargabinaan dan petugas lapas,” ujarnya.

“Lapas Bangkinang senantiasa berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi narapidana yang berada di bawah binaan kami. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan pemahaman jajaran tentang pengendalian penyakit menular, terutama HIV-AIDS dan TBC, yang merupakan salah satu masalah serius di lingkungan pemasyarakatan,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel ini diproteksi