Sroll Baca Artikel
BeritaDaerahKamparPekanbaruPeristiwa

Bocah Kedua Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Ditutup

56
×

Bocah Kedua Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Ditutup

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Tenggelam (Internet).

Konstan.co.id – Korban kedua yang tenggelam di sungai kampar akhirnya berhasil ditemukan pada Rabu (18/10) sekitar pukul 22.18 WIB. Korban ditemukan setelah Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian semenjak dua bocah dikabarkan tenggelam.

“Setelah mendapatkan laporan adanya anak-anak yang tenggelam di Sungai Kampar kita langsung memberangkatkan tim kelokasi kejadian, tim tiba di lokasi pukul 21.15 WIB. Tim langsung melaksanakan koordinasi dengan unsur yang terlibat, dilanjutkan pencarian di sekitar lokasi kejadian di Sungai Kampar, Desa Pulau Payung, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar,” ujar Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi.

banner 468x60

Setelah upaya pencarian tersebut, kata dia, pada pukul 22.18 WIB, tim SAR gabungan telah menemukan korban kedua dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga

Korban ditemukan pada titik Koordinat 0°21’3.46″N 101°7’41.84″E sekitar 100 meter ke arah hilir dari lokasi kejadian.

“Korban kemudian dievakuasi ke rumah duka. Dengan telah ditemukannya kedua korban maka operasi SAR ditutup dan unsur yang terlibat kembali ke instansi masing-masing,” ujarnya.

“Dari informasi yang didapat, kedua korban tenggelam tersebut masih bersaudara. Dan saat keduanya mandi di sungai, tanpa ada pengawasan orang tua,” sambung Budi.

Untuk diketahui, dua orang anak masing-masing berinisial C (4) dan T (5) warga Desa Pulau Payung, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar. Dua bocah ini dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar, Rabu (18/10/2023) sekitar pukul 16.00 WIB. Sebelum tenggelam, kedua dilaporkan sedang mandi-mandi di sungai tersebut.

Pada saat peristiwa tersebut, warga sekitar juga langsung melakukan pencarian dan berhasil menemukan satu korban yakni C berusia 4 tahun dalam kondisi meninggal dunia.

“Sementara itu satu korban lagi yakni T berusia 5 tahun masih dalam proses pencarian,” ujarnya.

 

 

 

 

 

 

(Mcr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel ini diproteksi