Sroll Baca Artikel
BeritaDaerahPeristiwa

Aksi Heroik Mahasiswa UIR, M Adan Tolong Teman Kakinya Patah Saat Erupsi Marapi

25
×

Aksi Heroik Mahasiswa UIR, M Adan Tolong Teman Kakinya Patah Saat Erupsi Marapi

Sebarkan artikel ini
Suasana haru menyelimuti proses pemakaman Muhammad Adan di Jalan Lintas Timur KM 20, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau Selasa (5/12).

Konstan.co.id – Aksi heroik dilakukan Muhammad Adan (21) mahasiswa Universitas Islam Riau yang menjadi korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat. Dia sempat menolong temannya yang mengalami patah kaki di gunung.

Pantauan Media Center Riau, Adan dimakamkan di Jalan Lintas Timur KM 20, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau Selasa (5/12). Suasana haru menyelimuti proses pemakaman, mulai dari keluarga, kerabat, bahkan teman kuliah korban berdatangan untuk mengantarkan ke pemakaman.

banner 468x60

Paman korban, Sudirman menceritakan M Adan awalnya pamit untuk pergi ke Padang. Namun, dia mendadak berubah fikiran hingga memutuskan pergi mendaki Gunung Marapi bersama teman-temannya.

Baca Juga

“Saat itu dia izin sama orang tuanya untuk pergi ke Padang, akhirnya gak jadi dan izin untuk daki gunung,” kata Sudirman usai pemakaman Adan.

Setelah di gunung, Adan sempat menelpon keluarganya dan memberi kabar kondisi di Gunung Marapi. Saat itu Marapi dalam kondisi erupsi.

“Setelah itu dapat kabar dari temannya, kalau almarhum sempat menolong kawannya tiga orang dengan kondisi kakinya sudah patah,” kata Sudirman.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, keluarga korban langsung pergi ke Gunung Marapi. Adan juga sempat mengirim lokasinya melalui google share location.

“Keponakan kami sempat mengirim share lock posisinya tapi setelah itu kami putus komunikasi. Lalu kami sekeluarga menuju Bukittinggi ke gunung Marapi,” ucapnya.

Namun apalah daya, keluarga Adan tak bisa menjemputnya ke atas gunung. Tim gabungan melarang masyarakat untuk menaiki gunung tersebut.

Kemudian, salah satu anggota tim gabungan memberi kabar bahwa Adan sudah ditemukan dan dibawa ke rumah sakit Dr Achmad Mokhtar.

“Kami mendapatkan kabar dari orang posko kalau keponakan saya sudah di rumah sakit,” jelasnya.

Tak ayal, keluarga korban langsung menuju rumah sakit tersebut. Setelah sampai, mereka melihat korban sudah dalam kondisi meninggal.

“Melihat hal tersebut, kami langsung membawa korban ke Pekanbaru. Sekarang sudah dimakamkan,” pungkasnya.

Adan merupakan 1 dari 4 orang mahasiswa Unirversitas Riau mejadi korban erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat. Dari jumlah itu. Dua orang mahasiswa meninggal, 1 selamat dan 1 masih dicari.

“Ada 4 mahasiswa UIR, yaitu Nazatra Adzin Mufadhal, Ilham Nanda Bintang, Muhammad Adan serta Aditya Sukirno Putra,” ujar Kabag Humas Kampus UIR, Harry Setiawan kepada Tim Media Center Riau.

Harry menyebutkan, untuk dua orang mahasiswa UIR yang meninggal dunia yaitu M Adan (21) dan Nazatra Adzin Mufadhal (22). Mereka berdua merupakan warga Kota Pekanbaru.

“Satu mahasiswa lainnya belum ditemukan atas nama Ilham Nanda Bintang. Sedangkan Aditya Sukirno Putra ditemukan selamat dan masih dalam perrawatan,” katanya.

Nazatra Adzin Mufadhal merupakan mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Ilham jurusan Ilmu Hukum, M Adan juga Ilmu Hukum dan Aditya di Ilmu Pemerintahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel ini diproteksi